Polres Metro Bekasi Kerahkan 459 Personel untuk Antisipasi Unjuk Rasa di Wilayahnya

Dalam menghadapi potensi gangguan keamanan menjelang berbagai aksi unjuk rasa di tahun 2026, Polres Metro Bekasi mengambil langkah proaktif dengan melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Metro Bekasi pada Kamis (9/4/2026) pagi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.
Persiapan Polres Metro Bekasi
Apel siaga ini dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, dan dihadiri oleh pejabat utama, perwira pengendali, serta ratusan personel gabungan. Keberadaan mereka menunjukkan komitmen Polres untuk menjaga keamanan daerahnya dari potensi gangguan yang dapat muncul akibat aksi unjuk rasa.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 459 personel dikerahkan, terdiri dari berbagai elemen. Personel tersebut mencakup unsur pimpinan, tim pengamanan markas komando, tim khusus, serta dukungan dari masyarakat, termasuk Pokdar Kamtibmas, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas ojek online.
Sinergi antara Kepolisian dan Masyarakat
Partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam apel siaga ini menunjukkan upaya membangun sistem keamanan yang terpadu. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang kondusif dan aman, terutama menjelang aksi unjuk rasa yang diprediksi akan terjadi.
Dalam amanatnya, Kapolres Sumarni menekankan pentingnya kewaspadaan meskipun situasi saat ini terlihat aman. Ia meminta semua personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama 24 jam terhadap berbagai potensi gangguan. Ini termasuk tindakan kriminal seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran antar remaja, dan kemungkinan gangguan massa saat penyampaian pendapat di depan umum.
Pentingnya Responsif terhadap Laporan Masyarakat
Kapolres menekankan bahwa setiap anggota harus responsif terhadap laporan masyarakat dan mampu bertindak cepat sesuai prosedur. Ini merupakan langkah penting dalam menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap polisi.
Selain itu, pendekatan humanis dalam melaksanakan tugas pengamanan juga ditekankan. Kapolres mengingatkan bahwa patroli dialogis dan komunikasi persuasif harus menjadi cara utama untuk menjaga stabilitas keamanan. Sikap profesional, tidak arogan, dan kemampuan untuk menjadi penengah dalam situasi konflik juga diharapkan dari setiap personel.
Menjaga Kepercayaan Publik
Kapolres Sumarni menegaskan pentingnya menjaga sikap santun namun tegas agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat.
Sinergi antara tiga pilar, yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan aparat pemerintah desa atau kelurahan, juga ditekankan. Kolaborasi ini dianggap penting dalam membangun deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.
Dukungan Masyarakat dalam Keamanan
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, seperti Pokdar Kamtibmas, Senkom, tokoh masyarakat, serta komunitas transportasi, sangat diharapkan untuk memperkuat jaringan informasi di lapangan. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan informasi mengenai potensi gangguan dapat tersebar dengan cepat dan tepat.
Di tengah era digital yang semakin berkembang, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka tidak boleh mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar dan harus mampu menjadi agen penyejuk di tengah arus informasi yang deras.
Keamanan Personel sebagai Prioritas
Kesehatan dan keselamatan personel juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Setiap anggota diminta untuk menerapkan sistem body ketika bertugas, menjaga kekompakan tim, serta memastikan kondisi fisik mereka tetap prima. Keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada soliditas dan kesiapan fisik dari seluruh personel yang terlibat.
Apel Siaga Kamtibmas ini menjadi wujud nyata komitmen Polres Metro Bekasi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. Dengan kesiapan yang baik, mereka berharap dapat menghadapi dinamika yang berkembang di masyarakat, khususnya menjelang aksi unjuk rasa di tahun 2026.
Saluran Pengaduan untuk Masyarakat
Polres Metro Bekasi juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan. Jika ada gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center Polri di nomor 110 atau layanan CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi) di nomor 0813-8399-0086. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan ke Polres Metro Bekasi di nomor 0811-1939-110. Dengan komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan keamanan wilayah dapat terjaga dengan lebih baik.