Kenaikan Trafik Tol Batu Bara-Asahan Sebesar 27,16% Pada Puncak Arus Mudik 2026

Pada puncak arus mudik tahun ini, sebuah peningkatan signifikan dalam volume kendaraan yang melintas ruas tol Indrapura-Kisaran telah dicatat oleh PT Hutama Karya. Ini adalah pengalaman yang cukup berbeda dibandingkan dengan jalur arteri Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Batu Bara menuju Asahan yang relatif stabil.
Penyampaian Data Trafik Terbaru
Taufik Hidayat, Kepala Regional Sumbagut PT Hutama Karya, mengungkapkan bahwa berdasarkan data trafik terkini, terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas ruas tol tersebut. Pada tanggal 18 Maret 2026, sebanyak 18.270 unit kendaraan telah mengarungi jalan tol tersebut, menunjukkan peningkatan sebesar 114 persen dibandingkan dengan trafik normal.
Bahkan secara kumulatif, total trafik harian yang tercatat mencapai 91.794 kendaraan. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 27,16 persen dibandingkan kondisi normal. Pernyataan ini disampaikan oleh Taufik pada Kamis (19/3/2026).
Stabilitas Arus Lalu Lintas di Jalur Non-Tol
Walaupun demikian, arus lalu lintas di jalur arteri Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Batu Bara menuju Asahan terpantau relatif stabil. AKP P Tamba, Kasi Humas Polres Batu Bara menjelaskan bahwa belum terjadi lonjakan signifikan kendaraan di jalur nontol, termasuk di akses keluar masuk gerbang Tol Indrapura dan Lima Puluh.
“Tidak ada peningkatan yang mencolok untuk kendaraan yang keluar dan masuk dari gerbang Tol Indrapura dan Lima Puluh,” jelasnya.
Antisipasi Lonjakan Arus Mudik
Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan arus mudik dan arus balik. Untuk itu, personel Polres Batu Bara telah disiagakan di beberapa titik yang dikenal rawan kemacetan dengan mendirikan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan.
- Taufik menambahkan, “Arus mudik di Batu Bara masih terpantau lancar dan normal. Kami telah menyiapkan personel untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan, terutama pemudik sepeda motor.”
- Penyiagaan personel ini merupakan bagian dari langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan arus mudik dan arus balik.
Dengan begitu, perjalanan mudik Anda melalui tol Batu Bara-Asahan akan terasa lebih nyaman dan aman, terlepas dari peningkatan trafik kendaraan yang cukup signifikan.